New
Media adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup
kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi
di akhir abad ke-20. Terutama internet.
New Media
atau media online didefinisikan sebagai produk dari komunikasi yang termediasi
teknologi yang terdapat bersama dengan komputer digital (Creeber dan Martin,
2009). Definisi lain media online adalah media yang di dalamnya terdiri dari
gabungan berbagai elemen. Itu artinya terdapat konvergensi media di dalamnya,
dimana beberapa media dijadikan satu (Lievrouw, 2011).
Internet (kependekan dari
interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling
terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control
Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket
(packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di
seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara
menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking
(antarjaringan).
Interet merupakan
kebutuhan yang sangat penting di zaman sekarang ini. Namun bagi sebagian lain
penduduk Indonesia, karena banyak masyarakat yang tidak bisa menikmati
internet. internet merupakan kebutuhan yang tidaklah penting karena internet
mempunyai banyak kendala dalam penggunaannya. Terutama bagi penduduk yang
tinggal di daerah yang kurang atau tidak terjamah teknologi sama sekali. Masih
banyak lagi kendala. Di Indonesia sendiri hanya sekitar 73% yang masih menyentuh
internet sebagai media baru. Penyebabnya adalah tidak adanya biaya pembuatan
yang didukung penuh oleh pemerintah dan juga sedikit kesadaran dari bebrapa
penerima perusahaan penyedia jasa internet bagi daerah-daerah yang tidak
terjangkau dengan internet. Masyarakat Indonesia masih sangat kurang dalam
penggunaan media baru seperti internet. Dan juga kurangnya penggunaan dan
kemampuan menggunakan teknologi dan media baru.
Kali ini saya akan
menjelaskan beberapa kendala New Media
menurut Van Dijk (1999) dan Rojas et al. (2004). Pendapat kedua ahli tersebut
sangat berbeda mengenai kendala yang mempengaruhi penggunaan New Media.
- Menurut Van Dijk (1999) mengidentifikasi empat kendala umum yang dapat mempengaruhi penggunaan dari New Media :
- Pengguna. Khususnya orang yang sudah tua dan tidak terampil, yang diitimidasi oleh teknologi baru atau memiliki pengalaman buruk tentang itu. Banyak orang tua yang menganggap bahwa teknologi bukanlah era mereka atau mereka sudah menganggap bahwa orang tua sudah ketinggalan jaman dalam urusan teknologi dan penggunaanya.
- Akses yang sulit atau tidak adanya akses pada jaringan dan komputer. Masih banyak sekali daerah di Indonesia yang sulit mendapatkan sinyal sehingga masyarakat sulit untuk terhubung ke internet. Apalagi di pedalaman yang masyarakatnya menganggap internet dapat merusak budaya asli mereka,
- Kurangnya pengguna keramahan dan gaya pemakaian menarik dari New Media. Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa penggunaan teknologi tidak begitu menarik dan memilih menggunakan sesutatu yang tradisional.
- Kurangnya peluang penggunaan yang signifikan New Media bagi individu tersebut. Bagi beberapa orang mungkin menganggap New Media tidaklah penting dan mereka menganggap bahwa tanpa New Media mereka masih bisa melanjutkan hidupnya.
Selain itu ada juga pemisah
bagi penggunaan media baru ini, orang yang mempunyai tingkat pendidikan tinggi
cenderung menggunakan komputer sebagai sarana untuk pekerjaan, edukasi, bisnis
dan masih banyak lagi. Sedangkan orang yang baru menggunakan komputer atau
tidak mempunyai tingkat pendidikan yang tinggi, cenderung hanya menggunakan komputer
sebagai sarana hiburan saja. Selain itu dari sisi etnis dan budaya juga,
kenyataanya media baru tersebut dikembangkan oleh kebanyakan orang berkulit
putih dengan tingkat pendidikan yang tinggi.
Selanjutnya menurut Rojas et al. (2004). Berbeda dengan
pendapat Van Dijk (1999) sebelumnya.
Rojas mengidentifikasi beberapa
faktor-faktor lain yang berperan dengan kesenjangan digital diantaranya ada
budaya, etnis, jenis kelamin, usia, dan ekonomi. Sering kali beberapa orang
berada dalam persaingan dan pengaruh yang sangat kontras (seperti keluarga dan
teman, ekonomi dan sosial, pendidikan dan motivasi konsumen, dan peran gender
awal) mempengaruhi pada penggunaan komputer dan internet. Menurutnya yang
menjadi faktor utama dalam kendala yang mempengaruhi New Media adalah lebih menekankan pada faktor eksternal dari
penggunanya, seperti aspek sosial dan ekonomi.
Contoh kasusnya seperti di
Indonesia banyak sekali suku Dayak seperti, suku baduy, suku asmat, Dayak, dan
masih banyak suku yang lainya. Seperti suku Baduy dalam, mereka menolak
berbagai macam teknologi asing atau inovasi dari luar yang membuat mereka menjadi
kesulitan dan juga tidak menyentuh sama sekali teknologi dari luar yang
diantaranya adalah internet dan komputer. Berbeda dengan suku baduy luar yang
masyarakatnya sudah terbuka dengan berbagai macam inovasi dari luar, mereka
cenderung bisa menerima teknologi asing dari luar dan juga inovasi. Mereka sudah
terbiasa dengan teknologi dari luar berbeda dengan suku baduy dalam.
Hasil survei Asosiasi
Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)
yang baru launching data pengguna internet di Indonesia 2016 (25/10) melaporkan
bahwa dari 256,2 juta orang di Indonesia yang menggunakan internet lebih dari
setengahnya yaitu 132,7 juta jiwa. Pria masih menjadi pengguna internet paling
tinggi meski angkanya tidak signifikan yaitu 51,8 persen sedangkan wanita hanya
48,2 persen.
Contoh lain bisa jadi
individu tidak mencukupi dari aspek ekonomi dan juga pendidikan yang bisa
menjadikan dasar bagi mereka untuk bisa menjalankan teknologi dengan baik dan
benar. Dan ekonomi bagi mereka adalah untuk membeli alat-alat yang digunakan
untuk menjalankan internet.
Perbedaan diantara
pendapat yang dikemukakan oleh Van Dijk
(1999) dan juga Rojas et al. (2004)
sangat berbeda, jika menurut Van Dijk
lebih mengemukakan kendala yang lebih disebabkan karena faktor intrapersonal/dalam
diri sendiri serta media yang mungkin hanya menarik beberapa pihak tertentu.
Sedangkan menurut Rojas et al. lebih
memberikan penjelasan tentang kendala dalam berbagai aspek seperti sosial
ekonomi, etnis , dll yang terjadi di masyarakat serta pengaruh dari orang
lain/secara intrapersonal.
DAFTAR PUSTAKA :
http://selalumembumi.blogspot.co.id/2015/04/kendala-yang-mempengaruhi-penggunaan.html
0 komentar:
Posting Komentar